Prinsip Kerja Komunikasi Client Server

Server tanpa client sama seperti rumah tanpa penghuni, maka dibutuhkan client  yang  menggunakan  jasa  dari  server.  Client  dan  server  saling berhubungan  secara  timbal  balik.  Server  secara  selektif  menyediakan sumber  daya  yang  dibutuhkan,  dan  client  melakukan  koneksi  ke  server untuk meminta sumber daya tersebut.
Komunikasi  client  server  bekerja  dengan  cara  request-response,  dimana client  meminta  lalu  server  mengirim.  Antara  client  dan  server  harus menggunakan aturan yang sama, kapan mengirim, kapan menerima, dan apa yang harus dikirim dan diterima. Semua aturan ini dinamakan protocol, yaitu cara komunikasi antara dua pihak atau lebih.
Server  menyediakan  berbagai  macam  layanan,  web  server  menyediakan halaman  web,  file  server  menyedakan  file  computer.  Tapi,  secara  tidak langsung, untuk memproses halaman atau file yang diminta, server harus menggunakan sumber dayanya seperti RAM, Hardisk, CPU, dsb.
Bagaimana  cara  server  meminta  dari  server?  Dan  bagaimana  server memberi kepada client?
Client  menghubungi  server  dan  mengirim  data  yang  dibutuhkan  apabila ada,  semua  proses  tersebut  membutuhkan  protocol.  Protocol  mengatur cara client/server mengirim data dan menerima data.

Tugas dan Tanggung Jawab Admin Server

Bekerja sebagai admin server merupakan sebuah pekerjaan yang  menantang,  tidak  hanya  bertanggung  jawab  untuk membuat  server,  admin  server  dituntut  untuk  merawat server,  sehingga  bisa  hidup  dan  berkembang  seterusnya sesuai kebutuhan.
Admin  server  mempunyai  berbagai  tugas  dan  peranan penting di dalam pengelolaan jaringan. Tugas admin server, berbeda  di  antara  perusahaan  satu  dengan  yang  lainya.
Tugas  utamanya,  adalah  membangun,  mengelola  server, dan memperbaiki server. Admin  server  bekerja  sebaik  mungkin  untuk  membuat  server  berjalan  dengan lancar,  melakukan  perbaikian  terjadwal,  memastikan  keamanan  server,  juga membantu pekerja lainya untuk menjaga keadaan server tetap optimal.Tidak  hanya  bekerja  dengan  mesin,  admin  server  juga  harus  bekerja  sama
dengan pekerja lainya, supervisor, hingga pekerja teknik. Melakukan pemecahan masalah yang sedang terjadi, juga memberikian pelayanan pelanggan. Sehingga admin  server  juga  harus  bisa  menjelaskan  berbagai  hal  teknis  kepada  orang awam.

LINUX

Linux  telah  lama  dikenal  untuk  penggunaannya  di  server,  dan  didukung  oleh perusahaanperusahaan  komputer  ternama  seperti  Intel,  Dell,  Hewlett-Packard,  IBM,  Novell,  Oracle Corporation,  Red  Hat,  dan  Sun  Microsystems.  Linux  digunakan  sebagai  sistem  operasi  di berbagai  macam  jenis  perangkat  keras  komputer,  termasuk  komputer  desktop,  superkomputer,
dan  sistem  benam  seperti  pembaca  buku  elektronik,  sistem  permainan  video  (PlayStation  2, PlayStation  3  dan  XBox360,  telepon  genggam  dan  router.  Para  pengamat  teknologi  informatika
beranggapan  kesuksesan  Linux  dikarenakan  Linux  tidak  bergantung  kepada  vendor  (vendor independence),  biaya  operasional  yang  rendah,  dan  kompatibilitas  yang  tinggi  dibandingkan versi  UNIX  tak  bebas,  serta  faktor  keamanan  dan  kestabilannya  yang  tinggi  dibandingkan dengan  sistem  operasi  lainnya  seperti  Microsoft  Windows.  Ciri-ciri  ini  juga  menjadi  bukti  atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka (opensource softwar ).

URL (Uniform Resource Locator)



Setiap orang pasti mempunyai identitas. Ada identitas yang diwujudkan dalam bentuk KTP (Kartu Tanda Penduduk) atau juga Surat Ijin Mengendarai (SIM). Identitas-identitas tersebut untuk mengetahui asal dari orang yang bersangkutan, nama jalannya, desa, kelurahan, kecamatan hingga propinsinya. Demikian juga halnya dengan paspor, saat ada orang berkunjung ke suatu negara, maka orang lain akan mengenali dari negara mana orang itu berasal.

Tujuan Kriptografi



Tujuan dari sistem kriptografi adalah :
     • Confidentiality : memberikan kerahasiaan pesan dan menyimpan data dengan menyembuyikan informasi lewat teknik-teknik enkripsi.
     • Message Integrity : memberikan jaminan untuk tiap bagian bahwa pesan tidak akan mengalami perubahan dari saat ia dibuat samapai saat ia dibuka.
     • Non-repudiation  : memberikan cara untuk membuktikan bahwa suatu dokumen datang dari seseorang apabila ia mencoba menyangkal memiliki dokumen tersebut.
     Authentication : Memberikan dua layanan. Pertama mengidentifikasi keaslian suatu pesan dan memberikan jaminan keotentikannya. Kedua untuk menguji identitas seseorang apabila ia kan memasuki sebuah sistem.

ENKRIPSI



Setiap orang bahwa ketika dikehendaki untuk menyimpan sesuatu secara pribadi, maka kita harus menyembunyikan agar orang lain tidak tahu. Sebagai misal ketika kita megirim surat kepada seseorang, maka kita membungkus surat tersebut dengan amplop agar tidak terbaca oleh orang lain. Untuk menambah kerahasiaan surat tersebut agar tetap tidak secara mudah dibaca orang apabila amplop dibuka, maka kita mengupayakan untuk membuat mekanisme tertentu agar isi surat tidak secara mudah dipahami.
Cara untuk membuat pesan tidak mudah terbaca adalah enkripsi. Dalam hal ini terdapat tiga kategori enkripsi antara lain :

Internet Threat Level



Celah-celah keamanan sistem internet, dapat disusun dalam skala klasifikasi. Skala klasifikasi ini disebut dengan istilah skala Internet Threat Level atau skala ITL. Ancaman terendah digolongkan dalam ITL kelas 0, sedangkan ancaman tertinggi digolongkan dalam ITL kelas 9. Tabel berikut menjelaskan masing-masing kelas ITL.


Keamanan Jaringan Tipe Threat



Terdapat dua kategori threat yaitu threat pasif dan threat aktif.
Threat pasif melakukan pemantauan dan atau perekaman data selama data ditranmisikan lewat fasilitas komunikasi. Tujuan penyerang adalah untuk mendapatkan informasi yang sedang dikirimkan. Kategori ini memiliki dua tipe yaitu release of message contain dan traffic analysis. Tipe Release of message contain memungkinan penyusup utnuk mendengar pesan, sedangkan tipe traffic analysis memungkinan penyusup untuk membaca header dari suatu paket sehingga bisa menentukan arah atau alamat tujuan paket dikirimkan. Penyusup dapat pula menentukan panjang dan frekuensi pesan.

Keamanan Jaringan





       Keamanan jaringan saat ini menjadi isu yang sangat penting dan terus berkembang. Beberapa kasus menyangkut keamanan sistem saat ini menjadi suatu garapan yang membutuhkan biaya penanganan dan proteksi yang sedemikian besar. Sistem-sistem vital seperti sistem pertahanan, sistem perbankan dan sistem-sistem setingkat itu, membutuhkan tingkat keamanan yang sedemikian tinggi.

Standar Protokol Internet



Beragam WAN tipe X.25 dapat diinterkoneksikan dengan gateway berbasis X.75. Penggunaan sebuah standar yang mespesifikasikan operasi protokol lapisan paket X.25 dalam LAN berarti sebuah pendekatan internetworking dengan mengadopsi X.25 sebagai sebuah protokol internetwide yang pada akhirnya dapat bekerja dalam modus connection-oriented atau mode pseudoconnectionless. Pemecahan ini menarik karena fungsi-fungsi internetworking terkurangi. Kerugian pendekatan ini adalah munculnya overhead pada paket X.25 menjadi tinggi dan throughput paket untuk jaringan ini menjadi rendah.

Susunan Lapisan Network



Aturan dari lapisan jaringan untk tiap-tiap End System adalah untuk membentuk hubungan end to end. Bisa jadi hubgunan ini berbentuk CON atau CLNS. Dalam kedua bentuk tersebut, NS_user akan berhubungan tidak peduli berapa banyak tipe jaingan yang terlibat. Untuk itu diperlukan router.

Pengalamatan



Alamat Network Service Access Point (NSAP) dipakai untuk mengidentifikasi sebuah NS_user dalam suatu end system (ES) adalah sebagai alamat network-wide unik yang membuat user teridentifikasi secara unik dalam keseluruhan jaringan. Dalam sebuah LAN atau WAN, alamat NSAP harus unik (dengan suatu batasan) di dalam domain pengalamatan jaringan tunggal. Alamat NSAP dari NS_user dibangun dari alamat point of attachtment (PA) yang digabung dengan LSAP (link) dan selector alamat interlayer NSAP (network) dalam sistem. 


Network service



Pada sebuah  LAN, Alamat sublayer MAC digunakan untuk mengidentifikasi ES (stasiun / DTE), dengan menggunakan untuk membentuk rute bagi frame antar sistem. Selebihnya, karena tunda transit yang pendek dan laju kesalahan bit yang kecil pada  LAN, sebuah protokol jaringan tak terhubung sederhana biasanya digunakan. Artinya, kebanyakan  LAN berbasis jaringan connectionless network access (CLNS)

Arsitektur Internetworking



Arsitektur internetwork diperlihatkan pada gambar berikut ini memperlihatkan dua contoh dari tipe jaringan tunggal. Yang pertama (a) adalah site-wide LAN yang menggabungkan LAN satu gedung atau perkantoran yang terhubung lewat sebuah jaringan backbone. Untuk menggabungkan LAN dengan tipe yang sama menggunakan piranti bridge sedangkan untuk jaringan yang bertipe beda menggunakan router.

Internetworking



Ketika dua atau lebih jaringan bergabung dalam sebuah aplikasi, biasanya kita sebut ragam kerja antar sistem seperti ini sebagai sebauh internetworking. Penggunaaan istilah internetwork (atau juga internet) mengacu pada perpaduan jaringan, misalnya LAN- WAN-LAN, yang digunakan. Masing-masing jaringan (LAN atau WAN) yang terlibat dalam internetwork disebut sebagai subnetwork atau subnet.

Kendali lalu lintas



Konsep kendali lalulintas dalam sebuah jaringan packet-switching adalah komplek dan memiliki pendekatan yang banyak.  Mekanisme kendali lalulintas sendiri mempunyai 3 tipe umum, yaitu flow control, congestion control dan deadlock avoidance.
Flow Control digunakan untuk mengatur aliran data dari dua titik. Flow control juga digunakan untuk hubungan yang bersifat indirect, seperti misal dua titik dalam sebuah jaringan packet-switching di mana kedua endpoint-nya merupakan sirkit maya. Secara fundamental dapat dikatakan bahwa fungsi dari flow control adalah untuk memberi kesempatan kepada penerima (receiver) agar dapat mengendalikan laju penerimaan data, sehingga ia tidak terbanjiri oleh limpahan data.

Strategi Adaptive Routing



Dua hal yang penting yang menguntungkan pada strategi ini adalah :
-   Strategi routing adaptif dapat meningkatkan performance seperti apa yang keinginan user
-   Strategi adaptif dapat membantu kendali lalulintas.

Akan tetapi, strategi ini dapat menimbulkan beberapa akibat, misalnya :
-   Proses pengambilan keputusan untuk menetapkan rute menjadi sangat rumit akibatnya beban pemrosesan pada jaringan meningkat.

Strategi Random Routing



Prinsip utama dari teknik ini adalah sebuah node memiliki hanya satu jalur keluaran untuk menyalurkan paket yang datang kepadanya. Pemilihan terhadap sebuah jalur keluaran bersifat acak. Apabila link yang akan dipilih memiliki bobot yang sama, maka bisa dilakukan dengan pendekatan seperti teknik round-robin.

Strategi Routing Dengan Tehnik Flooding



Teknik routing yang lain yang dirasa sederhana adalah flooding. Cara kerja teknik ini adalah mengirmkan paket dari suatu sumber ke seluruh node tetangganya. Pada tiap node, setiap paket yang datang akan ditransmisikan kembali ke seluruh link yang dipunyai kecuali link yang dipakai untuk menerima paket tersebut. Mengambil contoh rute yang sama, sebutlah bahwa node 1 akan mengirimkan paketnya ke node 6. Pertamakali node 1 akan mengirimkan paket keseluruh tetangganya, yakni ke node 2, node 4 dan node 5.

Strategi Fixed Routing



Merupakan cara routing yang paling sederhana. Dalam hal ini rute bersifat tetap, atau paling tidak rute hanya diubah apabila topologi jaringan berubah. Gambar berikut  memperlihatkan bagaimana sebuah rute yang tetap dikonfigurasikan.